Dosen yang nilainya “SULIT” justru yang dicari

Nurkholis Wahyudi dan Rahmat Widayanto mengemukakan fakta tersebut dalam sebuah kegiatan penelitian kecil sebagai tugas perkuliahan studi kasus dan seminar di program studi statistika terapan dan komputasi Jurusan Matematika FMIPA UNNES. Fakta tersebut diperoleh mendampingi karakter Dosen yang santai,  dengan penampilan yang biasa-biasa saja layaknya Dosen, serta waktu kuliah tepat atau sesuai dengan jadwal dan SKSnya.

Sedangkan Ahmad Dardai Saifullah dan Nafiul Anam berhasil mengelompokkan mahasiswa dalam dua cluster, yang salah satunya adalah mahasiswa yang mempunyai uang saku dibawah rata-rata, melakukan lama belajar diatas rata-rata, mendapatkan IPK diatas rata-rata, mengikuti organisasi diatas rata-rata, makan dalam sehari dibawah rata-rata, lama bermain kurang dari rata-rata, dan melakukan lama tidur dibawah rata-rata. Fakta tersebut menjelaskan bahwa mahasiswa aktifis justru memperoleh IPK di atas rata-rata walaupun tidak selalu dengan tiga kali makan. Jarak kampus dengan tempat tinggal tidak menjadi masalah. Apakah mahasiswa tersebut kos di dekat kampus atau mahasiswa tersebut ‘nglajo’, fakta menunjukkan bahwa IPK kedua kelompok mahasiswa tersebut tidak berbeda secara signifikan. Hal tersebut sesuai dengan hasil penelitian Galang dan Vidya. Namun, masih dalam penelitian yang sama, menunjukkan bahwa IPK mahasiswa dan mahasiswi lebih baik yang mahasiswi. Sehingga, tampaknya mahasiswa harus lebih memotivasi diri untuk belajar lebih giat.

Pembelajaran studi kasus dan seminar (SKS) prodi Statistika Terapan dan Komputasi tahun akademik 2013 memang sedikit berbeda. Mahasiswa ditugaskan untuk melakukan penelitian empirik sederhana agar dapat menemukan sendiri kasus-kasus yang terjadi. Hasil kegiatan empirik tersebut kemudian didiskusikan di dalam kelas untuk disimpulkan. Kevalidan hasil penelitian memang tidak perlu dipertanyakan, namun setidaknya pembelajaran dengan proyek menuntun mahasiswa untuk dapat memahami kasus-kasus yang terjadi dalam masalah statistika dan penelitian serta mampu memberikan solusi atas permasalahan yang terjadi.

Penelitian dalam kuliah SKS secara lengkap adalah:

  1. Galih dan Afita : Forecasting Pengunjung Perpustakaan Jurusan Matematika Universitas Negeri Semarang Menggunakan Model Single Moving Average dan Single Eksponential Smoothing.
  2. Dardai dan Anam : Analisis Cluster Karakteristik Mahasiswa Staterkom Universitas Negeri Semarang (Unnes)
  3. Deny dan Putri : Survey Hubungan Antara Prestasi Belajar Dengan Sosial Media Dan Faktor Determinannya
  4. Galang dan Fidya : Penelitian Terhadap Indeks Prestasi Kumulatif Mahasiswa Berdasarkan Tempat Tinggal Dan Jenis Kelamin Menggunakan Analisis Two Way Anova
  5. Hayun dan Rojab : Analisis Conjoint Guna Menentukan Prioritas Mahasiswa Matematika Dalam Memilih Kartu Modem
  6. Novieta dan Debie : Perbedaan Nilai Indeks Prestasi Mahasiswa Staterkom Yang Aktif Dalam  Organisasi Dan Tidak Aktif Dalam Organisasi
  7. Nur Hidayah dan Nur Jamil : Hubungan Antara Jurusan Dengan Jenis Olahraga Yang Disenangi Sebagai Sumber Pengoptimalan Sarana Olahraga Di Fakultas MIPA
  8. Nurkholis Wahyudi dan Rahmat : Analisis Conjoint Untuk Menentukan Prioritas Pilihan Mahasiswa Dalam Memilih Dosen Pengampu Mata Kuliah
  9. Sulis dan Syarif : Studi Pemilihan Transportasi Ramah Lingkungan Bagi Mahasiswa Matematika Di Lingkungan Universitas Negeri Semarang
  10. Zulfikar dan Galih Bangkit : Uji Mann Whitney U-Test Untuk Menentukan Adakah Perbedaan Kuantitas Usulan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Berdasarkan Tingkat Keketatan Masuk Program Studi
This entry was posted in Mahasiswa. Bookmark the permalink.

Form Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *